
Menulis itu bagian dari kegiatan kita sehari-hari. Ia adalah bagian dari komunikasi selain mendengar , membaca , dan berbicara saat kita berinteraksi atau bergaul dengan orang lain.
Dengan demikian, menulis hakikatnya adalah komunikasi tulisan. Pesan yang disampaikan bisa berupa informasi, gagasan, pemikiran, ajakan, dan sebagainya.
Dan yang lebih penting anda jangan terlalu membayangkan bahwa menulis itu susah. Anggap bahwa menulis itu merupakan suatu hal yang gampang syaratnya, asalkan kita memang berniat, memiliki mood, berkeinginan benar-benar untuk mau menulis atau menjadi penulis.
untuk melakukan penulisan anda bisa melakukan yang ringan ringan terlebih dahulu seperti menulis bukuharian anda, tips, ‘curhat’, atau komentar tentang suatu masalah.
Kalaupun Anda menulis masalah serius misalnya masalah politik, maka Anda tidak perlu menuliskannya seperti seorang pengamat yang menulis di suratkabar atau majalah. Tetap menggunakan gaya Anda, penuh kejujuran atau menulis dengan ringan dan tanpa beban.
Ketika anda ingin menulis sasaran, target pembacanya tetntukan dengan jelas dengan menentukan gaya bahasa dalam penulisan yang anda gunakan.
Berbeda dengan penulisan yang dipublikasikan di media massa, seperti suratkabar, tabloid, majalah, atau menulis buku. Karena menulis di media massa ada “aturan main”-nya, maka ia butuh keahlian atau keterampilan khusus.
Demikian semoga bermanfaat.
Dengan demikian, menulis hakikatnya adalah komunikasi tulisan. Pesan yang disampaikan bisa berupa informasi, gagasan, pemikiran, ajakan, dan sebagainya.
Dan yang lebih penting anda jangan terlalu membayangkan bahwa menulis itu susah. Anggap bahwa menulis itu merupakan suatu hal yang gampang syaratnya, asalkan kita memang berniat, memiliki mood, berkeinginan benar-benar untuk mau menulis atau menjadi penulis.
untuk melakukan penulisan anda bisa melakukan yang ringan ringan terlebih dahulu seperti menulis bukuharian anda, tips, ‘curhat’, atau komentar tentang suatu masalah.
Kalaupun Anda menulis masalah serius misalnya masalah politik, maka Anda tidak perlu menuliskannya seperti seorang pengamat yang menulis di suratkabar atau majalah. Tetap menggunakan gaya Anda, penuh kejujuran atau menulis dengan ringan dan tanpa beban.
Ketika anda ingin menulis sasaran, target pembacanya tetntukan dengan jelas dengan menentukan gaya bahasa dalam penulisan yang anda gunakan.
Berbeda dengan penulisan yang dipublikasikan di media massa, seperti suratkabar, tabloid, majalah, atau menulis buku. Karena menulis di media massa ada “aturan main”-nya, maka ia butuh keahlian atau keterampilan khusus.
Demikian semoga bermanfaat.


0 komentar: on "Apakah yang dimagsud dengan menulis itu ?"
Poskan Komentar